Letjen Djamin Gintings

Siapa yang tidak kenal dengan nama beliau.
Karena jasa-jasanya namanya dijadikan nama salah satu jalan terpanjang di Sumatera Utara (saya belum dapat informasi lengkapnya tentang panjangnya jalan ini sebenarnya).

Karena penasaran dengan beliau saya coba mencari-cari informasinya dari internet. Dan hasilnya saya sedikit kecewa, karena tidak ada keterangan lengkap tentang beliau.

Berikut ini saya copaskan data yang saya dapat tentang beliau..

Letjen Djamin Gintings

Rinduku pada Letjen Djamin Gintings
Medan | Senin, 5 Mar 2012
Aliyudin Sofyan

PAGI itu, Sabtu (4/3) wajah-wajah segar nan indah tiba-tiba berubah murung. Bait kata yang keluar dari seorang wanita berkerudung merah, begitu mengentak suasana ceria di sebuah ruangan Hotel Tiara Medan, Sumatera Utara (Sumut).

“Rinduku padanya, rinduku pada orang sepertinya, yang berjuang buat negaranya. Bahunya berulang kali memapah tubuh pejuang lain mempertahankan setiap jengkal tanah Indonesia,” kata Likas Br Tarigan, istri Letjen Djamin Gintings.

Riemenda Gintings, anak pertama Letjen Djamin Ginting, langsung memegang lembut pundak sang ibu yang masih cukup tegar meski usinya sudah berusia di atas 50 tahun itu.

“Sampai akhir hayatnya beliau tetap setia dan tunduk pada NKRI,” ucap Likas.

Likas, datang ke Medan menghadiri seminar Nasional Epos Kepahlawanan Letjen Djamin Gintings. Dalam acara tersebut semua peserta memberikan dukungan agar Djamin Gintings dijadikan sebagai Pahlawan Nasional.

Matanya Likas berkaca, teringat kegigihan sang suami menjaga keutuhan NKRI. Djamin Gintings begitu tegas dan perkasa memegang senjata melawan penjajah yang ingin menduduki Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera. Ia bercerita bagaimana sepak terjang sang suami tercinta dalam berjuang membela negara Indonesia.

Menurutnya, Djamin Gintings pertama kali mendapatkan pendidikan milter saat Jepang ada di Indonesia. Sebagai anggota Gyu-Gun atau laskar rakyat, Djamin Ginting satu dari ribuan orang yang memiliki kemampuan bertempur di lapangan. Pelatihannya juga diadakan di sebuah lokasi hutan kawasan Siborong-borong, Sumut.

Karena kemampuan dan strategi perangnya sangat luar biasa, Djamin Gintings diangkat menjadi salah satu perwira yang memiliki integritas dan kualitas cukup tinggi dalam strategi perang.

Karier Djamin Gintings terus melejit. Pada tahun 1945-1947, ikut dalam operasi militer membela Tanah Air, dengan nama operasinya adalah Front Medan Area. Sejumlah operasi militer lain yang pernah dipimpinnya, antara lain Front Karo Area (1947-1949). Lalu Operasi Keamanan Daerah Medan (1950-1951). Operasi Keamanan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (1957-1961).

Selain operasi militer, Djamin Gintings juga memegang jabatan penting, mulai dari Komandan Batalyon TKR Divisi IV Sumatera Timur di Kabanjahe, Sumut (1945-1946), hingga Duta Besar Luar Biasa Republik Indonesia untuk Negara Kanada (1972-1974).

“Bapak juga mendapatkan setidaknya 11 bintang jasa, mulai dari Bintang Gerilya, hingga Bintang Mahaputra Utama,” ujar Likas.

Djamin Gintings, salah seorang sosok dan tokoh militer di Sumatera Utara yang namanya sudah diabadikan menjadi salah satu jalan di Kota Medan, mulai dari kawasan Padang Bulan Medan, Sumut, hingga daerah Kabanjahe dan menuju Kutacane Aceh Tenggara, Aceh.

Namanya juga diabadikan sebagai salah satu jalan di Langkat, Tanjung Balai Asahan. Selain nama jalan tersebut nama Jamin Gintings juga diabadikan melalui monumen Djamin Gintings yang berdiri kokoh didepan Kodam I Bukit Barisan, Medan. Selain itu adapula monumen Jamin Gintings di lapangan Mejuah-juah Berastagi, Karo, Sumut.

Dikalangan perguruan tinggi, nama Djamin Gintings juga dikenal melalui buku yang ditulis olehnya berjudul Dari Titi Bambu ke Bukit Kadir.

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Syahril Pasaribu juga menyatakan, suri teladan, budi pekerti, sikap pantang menyerah, dan sangat terpenting demi Merah Putih yang dimiliki oleh Djamin Gintings, patut dicontoh oleh generai penerus bangsa, agar bisa lebih dihormati lagi oleh negara lain.

“Djamin Gintings ini patut kita contoh. Dari kecil saya sudah dengar ceritanya berjuang membela Tanah Air. Akademisi mendukung dijadikan Pahlawan Nasional,” kata Syahril.

Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho juga setuju jika Letjen Djamin Gintings menjadi salah satu pahlawan Nasional dari Tanah Karo, Sumut.

Menurutnya, hingga saat ini ada 156 tokoh di Indonesia yang dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. Tetapi di antara ratusan tokoh tersebut, hanya ada tujuh orang saja berasal dari Sumut. Padahal tidak sedikit yang turut berjuang mempertahankan setiap jengkal tanah Indonesia dari jajahan Belanda dan Jepang.

Hal senada juga disampaikan oleh Peneliti utama pada Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asvi Warman Adam.

Menurutnya, karena jasa untuk negara dan bangsa Indonesia serta mengharumkan nama bangsa di kancah dunia internasional, Djamin Gintings patut diberi gelar Pahlawan Nasional.

“Layak jadi Pahlawan Nasional. Tapi harus ada penjabaran lebih luas lagi bagaimana beliau berjuang,” kata Adam.

Sedangkan peneliti sejarah dari Departemen Ilmu Sejarah, fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) Suprayetno mengatakan, Djamin Gintings hidup dalam beberapa zaman, yakni zaman Kolonial Belanda, Jepang, Revolusi Kemerdekaan, Orde Lama, dan Orde Baru.

Menurutnya, sebagai Komandan Resimen TNI, Djamin Gintings tidak hanya berjuang menggunakan senjata, tetapi ikut memprakasai perjuangan di bidang pendidikan dan kesehatan, serta mendirikan sekolah dan juga rumah sakit, sehingga apa yang telah dilakukannya itu patut diberi penghargaan yakni gelar Pahlawan Nasional.

sumber : http://nasional.jurnas.com/halaman/3/2012-03-05/201264#close

Bagi yang punya informasi lebih lengkap, tolong di share ya😉

Semoga bermanfaat. Terima Kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s